Hj. Bahirni: ‘Tim Agya’ KPPL Kemenag Kota Padang Hebat, Sangat Patut Diapresiasi

Advertisement

Hj. Bahirni: ‘Tim Agya’ KPPL Kemenag Kota Padang Hebat, Sangat Patut Diapresiasi

Selasa, 18 Februari 2020

Pelatihan menulis 'Sagusabu' yang diadakan KPPL Kemenag Kota Padang


BODY tidak terlalu besar, bunyi nyaris tak terdengar, mesin ramah lingkungan, hemat BBM, muatan tidak terlalu banyak, tapi larinya kencang dan pasti. Itulah kira-kira gambaran mobil Agya. Dan ketika Agya itu dijadikan julukan sebuah tim maka layak disematkan kepada Komunitas Penulis Penggiat Literasi (KPPL) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang. 

Julukan itu tidak muncul dadakan dan tidak datang secara tiba-tiba. Tetapi datang dan lahir dari rahim KPPL itu sendiri di tengah gemilangnya prestasi kerja yang diperlihatkan.

Kerja itu adalah kelas menulis Satu Guru Satu Buku (Sagusabu). Sedangkan tim Agya itu dikendarai oleh seorang sosok yang bersahaja, sopan, tawadhu, dan humoris yaitu Hj. Bahirni.

Sebanyak 13 insan penggiat literasi terpilih dan dikukuhkan sebagai pengurus KPPL Kemenag Kota Padang dalam sebuah acara yang berlangsung sederhana, jauh dari kemewahan namun khidmat dan penuh makna. 

Di balik kesederhanan itu ada sosok pembina, inspirator, dan pemerhati yang tiada henti yakni H. Marjanis yang tak lain adalah Kepala Kantor Kemenag Kota Padang. 

Genggaman erat sambutan dan arahannya pasca pengukuhan memberikan tugas besar sekaligus tantangan berat yang menuntut karya nyata. Tugas dan tantangan besar itu diberikan kepada 13 orang pengurus KPPL Kemenag Kota Padang yang dinakhodai Hj. Bahirni. 

Kata berjawab gayung pun bersambut. Satu bulan setelah dilantik, pengurus KPPL Kemenag Kota Padang langsung memberanikan diri melaksanakan kelas menulis Sagusabu angkatan pertama. 

Gamang, cemas, dan harap mewarnai perjuangan pengurus menuju hari-H Sagusabu. Kenapa tidak, delapan hari menjelang pelaksanan yang telah ditetapkan peserta baru sekitar dua puluhan orang. 

Dengan dorongan Kakanwil Kemenag Sumbar H. Hendri dan dukungan penuh dari Kepala Kantor Kemenag Kota Padang yang setiap saat menunjukkan kepeduliannya, memantau, mengajak, dan sesekali memberi instruksi tegas membuat Hj. Bahirni dan panitia lainnya bisa tersenyum lega ketika jumlah peserta akhirnya melebihi kuota yang ditetapkan.

Sebanyak 204 peserta ikut dan berpartisipasi aktif dalam kelas menulis Sagusabu yang diadakan di Hotel Kyriad Bumi Minang selama dua hari, Sabtu-Minggu (15-16/2020).

Pesertanya ada yang merupakan pejabat eselon III dan IV, utusan DWP Kanwil Provinsi dan Kemenag Kota Padang, pengawas dan kepala madrasah, kepala KUA, guru dan pegawai, masyarakat umum, siswa madrasah, hingga anak panti asuhan.

Acara dibuka oleh Kakanwil Kemenag Sumbar H. Hendri. H. Marjanis yang hadir bersama jajaran pejabatnya turut memberikan sambutan dan arahan. Ketua panitia Hj. Bahirni menyampaikan laporan selaku pelaksana. Dafril Tuanku Bandaro pembaca do'a, Siril Fidaus menggemakan bacaan ayat suci Alquran, Elmarika memimpin lagu Indonesia Raya serta mars madrasah, dan Hj. Safinah Azmir jadi MC. 

Acara pembukaan berlangsung meriah, spektakuler, megah, khidmat, dan penuh makna.

Pelatihan itu menghadirkan narasumber Febri Suprapto selaku pemateri inti dan Mohammad Ihsan yang merupakan motivator sejati. Semua peserta aktif, semangat, antusias dan bergembira. Hampir tidak ada keluhan dan kritikan dari peserta. Mereka terlihat puas dan bahagia. Semuanya bekerja sesuai arahan instruktur diiringi senyum dan tertawa bersama. Meski demikian pelatihan tetap berlangsung serius.

Pelatihan menulis 'Sagusabu' yang diadakan KPPL Kemenag Kota Padang.

Dua ruangan tempat berlangsungnya acara terlihat mewah. Pelayanan hotel sangat prima, desain spanduknya menyejukkan pandangan mata. Banner dan pajangan buku juga disiapkan menjdi tempat selfi untuk mengabadikan kenangan indah.

Semua panitia kompak dan seayun selangkah di bawah arahan Hj. Bahirni selaku ketua dibantu sekretaris Idra Putri. Dua wakil ketua juga menunjukkan kiprah luar biasa, Hj. Nurlis dan Ramli. Erza Nova selaku bendahara bekerja tanpa lelah.

Asnidar, Haslidar, Hj. Safinah Azmir, Ewayan Ekowati, Tuanku Dafril, Happy Harmonis, Elamrika, dan Sri Suharti semuanya bekerja sepenuh hati di bawah arahan panitia inti. Semua panitia melayani peserta dengan maksimal. Senyum, salam, dan sapa tiada henti. Peserta datang dengan senang hati, pulang membawa ilmu dengan wajah berseri. 

Sebanyak 15 cover buku sudah jadi berdasarkan sipnosis yang terseleksi. Acara ditutup secara resmi. Sertifikat diterima sebagai bukti. Acara berjalan sesuai harapan melebihi target yang direncanakan. Acara usai dan memuaskan. Akan ada pelatihan angkatan kedua bagi yang belum berkesempatan mengikuti acara kali ini.

Panitia dari KPPL Kemenag Kota Padang bekerjasama dengan Mediaguru sukses menjadi pelaksana acara yang diprakarsai KPPL Sumbar. 

“Tiada kata yang pantas diucapkan selain ucapan terima kasih. Panitia pantas diberi apresiasi tertinggi,” kata Hj. Bahirni. (Tuanku Dafril)