Banjir Genangi Perumahan Shafa Marwa, Warga Berharap Perhatian Pemko Padang

Iklan Semua Halaman

Banjir Genangi Perumahan Shafa Marwa, Warga Berharap Perhatian Pemko Padang

Rabu, 31 Oktober 2018
PADANG, BRAVOSUMBARHujan lebat disertai petir, Rabu sore (31/10/2018) mengakibatkan banjir besar di perumahan Shafa Marwa, Kelurahan Lubuk Minturun, Kototangah, Kota Padang. Dari pengamatan BravoSumbar, ketinggian air mencapai sepaha orang dewasa.

Dari informasi yang diperoleh, setiap hujan lebat di beberapa titik di perumahan yang berlokasi tidak jauh dari tempat manasik Haji Nurli Zakir itu memang selalu digenangi banjir.

"Kami sudah pernah mengajukan permohonan ke Pemko Padang untuk menanggulangi banjir ini," ungkap salah seorang tokoh Shafa Marwa yang tidak mau disebutkan namanya.

Sebagai tanggapan pemko, Wakil Walikota Padang, Emzalmi, lansung memerintahkan Camat Kototangah meninjau ke lokasi dan mengadakan gotong royong bersama warga membersihkan dan memperdalam parit yang ada di sekitar perumahan Shafa Marwa. Namun karena keterbatasan peralatan dan tenaga, hasil yang dicapai tidak maksimal.

Kami juga sudah mengajukan surat permohonan betonisasi jalan di dalam perumahan ini pada tahun 2017 silam. Sebab, sehabis banjir jalan komplek susah dilewati karena tanah berlumpur dan digenangi air, keluhnya.

Namun sudah hampir habis tahun 2018, jalan yang tidak layak itu belum juga dibeton. Padahal wakil walikota sudah pernah meninjau langsung saat memonitor goro warga dan lansung merekomendasikan surat permohonan warga agar diprogramkan dalam program Pemko Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum.

“Namun sampai saat ini belum nampak tanda-tanda akan dibeton walaupun betonisasi jalan perumahan ini sudah dimasukkan dalam program Musrenbang Kelurahan Lubuk minturun,” kata warga tersebut.

Namun demikian warga perumahan itu tetap berharap agar usulan betonisasi jalan yang merupakan program unggulan Pemko Padang dan pendalaman parit untuk penanggulan banjir segera direalisasikan. (tj)
Kondisi Perumahan Shafa Marwa yang digenangi banjir, Rabu sore (31/10/2018).