peserta berfoto bersama nara sumber Sestama BKKBN Pusat Nofrijal, Walikota Padang Mahyeldi dan Kaper BKKBN Sumbar Syahruddin
PADANG, BRAVOSUMBAR Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sumatra barat menggelar kegiatan Promosi PUP Pada Hari Remaja Internasional di Pantai Muaro Lasak Padang, Minggu, (18/8/2019) dengan tema Its Time to Action And Achievement Of Young .
Acara ini diadakan dalam rangka memperingati Hari Remaja Internasional (International Youth Day) 2019 yang jatuh pada 12 Agustus, sekaligus bersamaan bulannya dengan Hari Pramuka serta HUT Kemerdekaan RI.
Kegiatan yang dihadiri Walikota Padang, Mahyeldi, Sestama BKKBN Pusat, Nofrijal, Kwarda Pramuka 03 Sumbar, OPD KB pendamping GenRe OPD, dan Forum GenRe Kab/kota se - sumatera barat, serta undangan dari KNPi dan ikatan uda uni wisata Sumatra Barat.
Walikota Padang, Mahyeldi menyambut baik kegiatan yang di adakan oleh BKKBN Sumbar ini, kegiatan ini bisa menjadi wadah bagi remaja untuk bisa berintergrasi dengan remaja lainya untuk mewujudkan tujuan hidup, karena masa remaja merupakan masa transisi menghadapi pemasangan usia.
"Para remaja selain merupakan asset, mereka pun bisa menjadi beban pembangunan apabila tidak diarahkan dan ditingkatkan pemahaman dalam bidang Kependudukan karena pada hakekatnya mereka adalah calon-calon ibu dan ayah bagi anak-anaknya kelak," ujar Mahyeldi.
Dalam arahanya Sestama BKKBN Pusat. Nofrijal mengatakan, tujuan utama dari acara ini, BKKBN ingin lebih meningkatkan sosialisasi program GenRe atau Generasi Berencana. Yaitu, program yang dikembangkan dalam rangka penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja melalui pemahaman tentang Pendewasaan Usia Perkawinan, yakni untuk perempuan usia 21 tahun, dan untuk laki-laki 25 tahun.
"Diharapkan semua remaja punya konsep, pemahaman pendewasaan usia perkawinan dengan terencana dan terukur, para remaja akan mampu melangsungkan jenjang pendidikan secara terencana, berkarir dalam pekerjaan secara terencana, serta menikah dengan penuh perencanaan sesuai siklus kesehatan reproduksi,"ujarnya.
Sementara itu Kaper BKKBN Sumbar, Syahruddin mengatakan pada saat ini di sumatra barat sudah ada dan tercatat sebanyak 728 kelompok pik-remaja, baik jalur pendidikan maupun jalur masyarakat, walaupun angka tersebut masih sedikit (baru 35 %) dari jumlah sekolah yang ada di sumatra barat, sekitar 2600 SMP/sederjat, SMA/sederajat dan perguruan tinggi.
"Namun kami tetap berupaya melakukan sosialiasasi untuk pembentukan PIK Remaja ini, seperti melalui kegiatan sosialisasi yang kita laksanakan pada hari ini. Dan harapan kita kedepan seluruh sekolah dan perguruan tinggi mempunyai Pik-Remaja," harapnya.
"Perlu juga kami sampai bahwa secara Program kita Sumatra Barat sudah mencapai target yaitu untuk Usia Kawin Pertama Remaja Perempuan sudah menunjukan usia 22,7 tahun, sedangkan untuk ASFR umur 15 - 19 tahun ( Age Spesifik Fertility Rate ) yaitu dari 1000 wanita yang melahirkan anak pertama di Sumbar masih ada 18 orang yang melahirkan pada umur tersebut. Angka-angka ini menunjukan kita lebih rendah dari Nasional yaitu 1000/33, " tambahnya.
Program GenRe juga merupakan program yang mengedepankan pembentukan karakter bangsa di kalangan generasi muda. Untuk mencapai tujuan diatas, maka di dalam program GenRe dikembangkan materi-materi diantaranya adalah Kesehatan Reproduksi Remaja, Life Skill, Penyiapan Kehidupan Berkeluarga, serta Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.
Lebih lanjut dia mengatakan, program GenRe dilaksanakan melalui pengembangan Pusat Informasi dan Konseling (PIK), sebagai wadah penyebaran informasi dengan pendekatan dari, oleh dan untuk remaja. Ini, sesuai dengan kecenderungan remaja yang lebih menyukai bercerita tentang permasalahannya dengan teman sebaya.
Ketua Pelaksana, Mardalena mengatakan tujuan dalam kegiatan ini yaitu memberikan pengetahuan kepada masyarakat akan pentingnya pengetahuan tentang kependudukan, mengetahui akan permasalahan kependudukan di Indonesia khususnya Sumatra Barat serta cara agar mengatasi hal tersebut sehingga masyarakat Indonesia menjadi sumber daya manusia yang berkualitas.
""Melalui ajang ini, kami mengundang remaja GenRe se-Sumatra Barat berbagai organisasi, komunitas remaja dan mendorong seluruh elemen masyarakat untuk ikut peduli, dan juga berkontribusi menciptakan ruang ramah bagi remaja di lingkungannya masing-masing dengan melakukan kegiatan berupa Talkshow, Flashmob GenRe, Bakti Sosial dan Pembuatan Mural pada Batu Grib yang memuat pesan pesan GenRe (Tidak Menikah di Usia Anak, Tidak Melakukan Seksual Menyimpang, No/Tolak LGBT, No Narkoba, GenRe Sehat, GenRe Cerdas, GenRe Ceria, Kembali Ke Meja Makan, Mematikan TV dan HP, pada jam 18.00-21.00 WIB," pungkasnya. (naldi)
COMMENTS