Dalam sambutanya Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar, Syahruddin mengatakan, seminar ini di gelar untuk menyambut Munas KKI pada September mendatang di Tangerang Banten. Kegiatan ini dilaksanakan agar dapat menangkap issu-issu yang berkembang ataupun permasalahan Kependudukan yang harus segera ditindaklanjuti.
"Isu yang harus kita respon adalah revolusi industri 4.0 dimana masyarakat sudah dihadapkan pada era digitalisasi, dimana informasi UP to date hampir selalu di genggaman setiap orang dengan teknologi smart Phonenya," ujarnya.
Dia menambahkan, hampir setiap aktivitas orang saat ini dapat dengan segera terpantau dan termonitor oleh orang-orang yang berkepentingan. Saat ini, berdasarkan data e marketer, pengguna smartphone di Indonesia terus meningkat.
"Jejaring sosial tidak perlu dibangun melalui media pertemuan dalam dunia nyata, media pembelajaran termasuk penyuluhan informasi juga tidak perlu berkumpul lagi secara bersama di suatu tempat. Cukup ada grup yang memiliki kepentingan bersama kemudian diimputlah berbagai macam Informasi yang dibutuhkan dan valid, " sebutnya.
Lebih jauh dia mengatakan, kondisi seperti ini tentunya menjadi tantangan berbagai sektor, seperti sektor pendidikan, kesehatan, angkatan kerja dan lain-lain, termasuk juga sektor yang menangani Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).
"Harapan kami melalui pertemuan ini kami mengharapkan kepada bapak ibu pemangku kebijakan, para pakar, stake holder dan pemerhati Kependudukan untuk mendiskusikan lebih lanjut tantangan ini, sehingga ada solusi yang akan diusulkan kepada level pengambil kebijakan, " ungkapnya.
Sementara itu Ketua panitia yang juga Sekretaris KKI Mahdi dalam laporannya mengatakan, untuk menyikapi jelang disenggarakan Munas nanti tentunya KKI akan menggelar seminar di berbagai daerah.
"Dengan tema meningkatkan dan memantapkan penduduk Indonesia yang inovatif mandiri, responsif dan berdaya saing di era Revolusi Industri 4.0 kita wujudkan masyarakat yang memiliki SDM berkualitas menuju era bonus demografi," terangnya.
Dia menambahkan, kegiatan seminar ini diikuti oleh 111 peserta dari Kabupaten dan kota se-Sumbar Kepala OPD KB dan mitra lainnya.
"Untuk pemateri dalam seminar ini langsung mendatangkan Kepala Koalisi Kependudukan Indonesia Pusat Sonni Harry B Harmadi dan Guru Besar Unand Prof Helmi," pungkasnya. (naldi)
COMMENTS