| Novrial membacakan sambutan Gubernur Sumbar Saat membuka Baksos IBI KB Kesehatan di Halaman Kantor Bupati Pasaman Barat |
PASAMAN BARAT, BS-Gubernur Sumatra Barat diwakili Kepala PPKBKPS Sumbar, Novrial membuka pencanangan Bhakti IBI KB Kesehatan Tingkat provinsi Sumbar tahun 2019 di halaman Kantor Bupati Pasaman Barat, Senin (22/04/2019).
Dalam sambutannya membacakan arahan Gubernur Sumbar Novrial mengatakan, keluarga yang berkualitas akan bisa terwujud bila semua keluarga telah bisa melaksanakan fungsi-fungsi keluarga di mulai dari fungsi agama yang harus ditanamkan dari mulai kandungan atau disebut dengan seribu hari kehidupan pertama.
"Pembangunan keluarga di mulai dari Keluarga dan revolusi mental yang merupakan program pemerintah saat ini, baru bisa akan terwujud kalau semua keluarga telah bisa melaksanakan fungsi-fungsi keluarga seperti fungsi pendidikan, cinta kasih dan lain sebagainya," ujarnya.
Dengan menjalankan program KB, tambahnya yaitu pengaturan jumlah anak, pengaturan jarak anak dan jumlah anak yang ideal maka terpenuhilah kebutuhan kesehatan, pendidikan serta perekonomian untuk menciptakan keluarga yang sejahtera dan berkualitas.
"Saya amati pelayanan KB serta Kesehatan di Sumatra Barat belum begitu merata terutama di daerah-daerah sulit seperti terpencil, kepulauan, perbatasan, pantai dan kampung KB yang diketahui bahwa akses untuk pelayanan KB dan kesehatan masih sulit untuk di jangkau. Oleh sebab itu diharapkan kepada kita semua khususnya pada momentum Bhaksos IBI KB Kesehatan ini dapat memberikan perhatian khusus kepada wilayah-wilayah sulit tersebut.
Saya Harapkan Bhakti IBI KB- Kesehatan ini juga lebih memprioritaskan pelayanan di kampung KB dan wilayah sulit dan Bhakti IBI KB-Kes ini diharapkan mempunyai daya ungkit yang tinggi sebagai upaya langkah-langkah percepatan Pembangunan kependudukan, Keluarga Berencana dan pembangunan keluarga serta kesehatan di Sumatra Barat.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bpk Bupati Pasaman Barat dan jajarannya yang telah bersedia menyediakan tempat pencanangan kegiatan IBI KB-Kes ini di Lokasi ini," ujarnya.
| Foto bersama |
Sementara itu Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar, Syahruddin mengatakan, pelaksanaan program KB pada tahun 2017 yang lalu telah berhasil mencapai peserta KB Baru sebanyak 103,96% (181,029 Aks) dari PPM (174.127 Aks) yang ditetapkan, namun untuk tahun 2018 ini terjadi penurunan capaian peserta KB baru sebanyak 91,39% (146.730 Aks) dari PPM (160.807 Aks) yang ditetapkan. Untuk tahun 2019 ini.
"Capaian KB baru sampai dengan bulan februari yaitu 12,94% dengan capaian KB MKJP nya 30,65% dan Non MKJP 69,35%. Dengan capaian kita yang masih rendah tentu kita semua harus kerja lebih kuat lagi. Untuk meningkatkan jumlah peserta KB tidak hanya pelayanan statis yang harus kita tingkatkan tetapi pelayanan mobile dalam bentuk Bhakti Sosial harus kita lebih kita intensifkan," harapnya.
Dia menambahkan, alat dan obat Kontrasepsi yang paling disukai oleh Pasangan Usia Subur di Sumbar adalah alat kontrasepsi Non MKJP, yaitu Suntik 50,9 persen disusul pil dan kondom sehingga berjumlah 71,25 persen, sedangkan PUS yang menggunakan alat kontrasepsi jangka panjang masih belum sesuai harapan yaitu 28,75%. Alat kontrasepsi jangka pendek seperti Pil, Suntik dan kondom sangat tinggi resiko putus pakainya.
"Untuk itu saya sangat berharap dalam Bhakti sosial ini pelayanan KB diarahkan ke alat kontrasepsi MKJP yang effektivitasnya sangat tinggi. Sesuai dengan tema Kali ini yaitu “melalui Bhakti IBI Kita Tingkatkan Peran Bidan dalam meningkatkan pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi dalam mengoptimalisasi pelayanan Kebidanan yang berkualitas.” sangat tepat untuk Bhakti IBI KB Kes tahun 2019 ini, dengan peningkatan pelayanan KB yang berkualitas dalam pelayanan kebidanan dapat meningkatkan capaian KB MKJP dan kesehatan reproduksi sehingga menurunkan angka kejadian Total fertility Rate," terangnya.
Bupati Pasaman Barat, Syahiran menyambut baik diadakannya Penjanangan Bhakti Sosial IBI KB Kesehatan Tingkat provinsi 2019 ini.
"Melalui Bhakti IBI KB Kes ini saya berharap marilah kita bersama sama meningkatkan pelayanan KB dan Kesehatan reproduksi terutama diwilayah Kampung KB dan wilayah Stunting dan bekerjasama dengan Instansi / Dinas / Badan serta organisasi terkait seperti IBI dan organisasi lainnya, pemda serta mitra kerja terkait di Sumatra Barat akan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Sumbar khususnya Pasaman Barat, " ujarnya.
Sementara, Ketua IBI Sumbar, Syahninar menyampaikan, digelarnya Bulan Bhakti IBI ini dimaksudkan meningkatkan kesadaran dan perilaku keluarga dalam pelayanan KB, meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi ibu balita khususnya dari keluarga pra sejahtera, serta memantapkan peran anggota IBI dalam pelayanan kebidanan, pelayanan KB dan Pelayanan Kesehatan Masyarakat.
"Kegiatan ini kita maksudkan untuk meningkatkan kualitas dan peranan anggota IBI sekaligus menyadarkan masyarakat tentang perilaku pelayanan KB kesehatan," kata Ismaniar.
Adapun pelayanan yang dilaksanakan disamping pencanangan Bulan Bhakti Sosial IBI adalah pelayanan KB, penyerahan santunan dan bazar. (naldi)
COMMENTS