Madrasah Berbasis Literasi, MTsN 12 Tanahdatar Studi Banding ke MTsN 1 Padang
PADANG, BS - Dua minggu setelah Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, H. Marjanis, mencanangkan sebagai Madrasah Berbasis Literasi, MTsN 1 Kota Padang menerima kunjungan studi banding dari MTsN 12 Tanahdatar, Sabtu (15/9/2018).
Kepala MTsN 12 Tanahdatar, Taswir, beserta rombongan datang ke MTsN 1 Kota Padang sekitar pukul 10.30 WIB dan disambut hangat oleh Kepala MTsN 1 Kota Padang, Zakri Mukhtar, beserta jajaran keluarga besar madarasah itu. Kegiatan diawali dengan acara resmi dalam bentuk temu ramah di ruangan pendidik yang diisi dengan penampilan kreatifitas dari kedua madrasah yang memukau, di antaranya penampilan puisi, solo song, pidato dan nasyid, sambutan ketua OSIM kedua madrasah, sambutan kepala kedua madrasah, dan saling tukar cenderamamata.
Dalam sambutannya Kepala MTsN 12 Tanahdatar, Taswir, yang membawa 45 personil mengungkapkan terimakasih, rasa senang, dan bangga kepada keluarga besar MTsN 1 Kota Padang yang telah menyambutnya dengan penuh keakraban. Dia menyampaikan tujuan kunjungannya yaitu untuk menjalin silaturrahim dengan MTsN 1 Kota Padang, studi banding pengurus OSIM, sekaligus melihat pelaksanaan Program Madrasah Berbasis Literasi.
Kata berjawab gayung bersambut, Kepala MTsN 1 Kota Padang, Zakri Mukhtar, didampingi semua wakil kepala dan Kaur TU mengucapkan selamat datang kepada keluarga besar MTsN 12 Tanahdatar dan menyampaikan terimakasih atas kunjungan dan kepercayaannya memilih MTsN 1 Kota Padang sebagai tujuan studi banding.
Zakri Mukhtar memamparkan sebenarnya MTsN 1 Kota Padang baru memulai dan mencanangkan Madrasah Berbasis Literasi dan secara proses juga baru mulai berjalan. Namun yang terpenting dari kunjungan itu adalah merekat tali silaturrahim antara MTsN 12 Tanahdatar dengan MTsN 1 Kota Padang.
Dijadikannya MTsN 1 Kota Padang sebagai tempat kunjungan silaturrahmi dan Studi Banding oleh MTsN 12 Tanahdatar bukannya tidak beralasan setelah mereka melihat ruangan belajar Literasi yang cukup indah, nyaman, dan asri, sehingga membuat siswa menjadi betah dan ‘malas’ pulang ke rumah. Ruangan literasi itu juga dapat dijadikan lokasi selfie.
Selain itu, di setiap ruangan belajar terdapat pustaka kecil dan pojok ibadah serta dihiasi dengan karya-karya siswa dan galeri.
“Secara umum pembelajaran berbasis literasi sudah mulai berjalan meski belum sempurna, namun inovasi ini juga akan dijadikan salah satu kiat dalam membentuk karakter dan meningkatkan minat baca bagi siswa,” ungkap Wakil Kepala Madrasah bidang Humas, Dafril.
“Ke depan, kami akan terus berbenah dan berinovasi menjadikan MTsN 1 Kota Padang sebagai Madrasah Berbasis Literasi,” tambah Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Idra Putri. (rps)
Post a Comment