Header Ads

Jembatan Gantung Rusak, Warga Taluk Ampalu Berakit-rakit ke Seberang

Warga Taluk Ampalu Inderapura, Kecamatan Pancung Soal, Kabupaten Pesisir Selatan, terpaksa menggunakan rakit untuk menyeberangi sungai karena jembatan gantung yang biasa mereka lewati rusak parah. 


PAINAN, BS - Masyarakat Nagari Taluk Ampalu Inderapura, Kecamatan Pancung Soal, Kabupaten Pesisir Selatan, terpaksa naik rakit untuk menyeberangi Sungai Muaro Sakai. Pasalnya, Kondisi jembatan gantung yang terbuat dari kayu yang biasanya digunakan warga untuk menyeberangi sungai kini sudah rusak dan tidak bisa lagi dipakai sebagaimana mestinya.

Dengan menggunakan rakit yang terbuat dari kayu itulah warga Taluk Ampalu menyeberangi sungai untuk menuju lokasi kerja dan sekolah mereka. Rakit yang dibuat dari swadaya warga itu memiliki panjang 2 meter dan lebar 1 meter. Rakit itu sanggup membawa dua sepeda motor menyeberangi sungai. Cara penggunaannya ditarik menggunakan tali dari ujung ke ujung secara bergantian.

Informasi yang dikutip KORAN PADANG, sedikitnya ada 100 kepala keluarga yang bertempat tinggal di kawasan itu. Jembatan gantung satu-satunya yang ada di daerah tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah sehingga tidak memungkinkan bagi warga untuk melaluinya.

Salah seorang warga Taluk Ampalu, Adil (30 tahun), mengatakan kerusakan jembatan gantung itu sudah cukup lama. Namun hingga kini belum ada perbaikan. Bahkan, kerusakannya bertambah parah.

"Saat ini jembatan itu sudah tidak mungkin dilewati lagi karena kerusakannya cukup fatal," ucapnya.
Menurut Adil, jalan alternatif memang ada namun jarak tempuhnya cukup jauh sehingga memakan waktu cukup lama untuk sampai ke seberang.

“Bagi kami jembatan gantung sangat penting. Apalagi setiap hari warga melewati jembatan itu untuk membawa hasil perkebunan, seperti sawit, jagung dan sayur-sayuran selain untuk pergi bekerja atau sekolah. Kami berharap jembatan gantung ini segera diperbaiki agar aktifitas warga kembali normal," tuturnya, Minggu (19/9/2018).

Hal yang sama juga diungkapkan Wandi (35 tahun). Setiap pagi anaknya harus menaiki rakit menuju SDN 11 Taluk Ampalu Inderapura yang lokasinya berada di seberang sungai. Menaiki rakit berarti harus selalu berdoa agar selamat sampai ke seberang.

Sementara, Walinagari Taluk Ampalu Inderapura, Kecamatan Pancung Soal, Darwis, ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa jembatan gantung itu rusak dan pihaknya sedang mengupayakan perbaikan. (ina)

No comments

Powered by Blogger.