PADANG, BS - Sejumlah alumni Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Imam Bonjol (IB) Padang yang saat ini sudah berubah nama menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) IB Padang merasa kecewa berat. Pasalnya, ijazah mereka tidak terdaftar di Kementerian Riset Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemensitek Dikti). Kekecewaan mereka semakin bertambah-tambah karena kondisi itu menggugurkan harapan mereka untuk ikut tes CPNS 2018.
"Tentunya kami sangat kecewa dengan situasi ini. Padahal, mendaftarkan ijazah para lulusan ke kementerian merupakan tanggungjawab pihak kampus," tutur alumni Fakultas Syariah angkatan 2013, Deni Gustiar, Selasa (25/9/2018).
Sebagai alumni yang sudah diwisuda tahun 2017 lalu, dia baru mengetahui bahwa ijazahnya tidak terdaftar setelah mengakses situs https://ijazah.ristekdikti.go.id. Dia sudah menanyakan langsung persoalan itu kepada pihak kampus dan dan pihak kampus mengaku sudah berupaya mengupayakan mendaftarkan ijazah para alumni. Namun, belum dapat maksimal dilakukan untuk keseluruhan alumni.
"Memang ada teman saya yang sudah terdaftar, tapi masih banyak yang belum terdaftar. Kami minta pertanggungjawaban kampus," tuturnya.
Hal senada juga disampaikan alumni lainnya, Rivai (28 tahun). Menurutnya, dia sudah berulang-ulag melakukan pengecekan di situs Kemenristek Dikti namun ijazahnya masih belum terdaftar.
"Dulu memang pernah ada informasi bahwa supaya ijazah terdaftar di Kementerian, pihak kampus meminta kami mengisi formulir dan menyerahkan legalisir ijazah dan transkrip nilai untuk didaftarkan melalui pustipanda kampus. Namun sampai sekarang ijazah saya belum kunjung terdaftar,” sebutnya.
Dia berharap permasalahan itu segera diselesaikan pihak kampus agar tidak berlarut-larut. Apalagi, lanjutnya, penerimaan CPNS sudah dibuka dan cukup banyak formasi untuk lulusan IAIN.
“Tapi, bagaimana bisa lulus, daftar adminstrasi saja sudah ditolak karena ijazah tidak terdaftar," cetusnya.
Menanggapi kondisi yang tengah dihadapi para alumni IAIN/UIN, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Hetti Waluati Triana, menjelaskan pihaknya saat ini sedang berupaya menyelesaikan persoalan ijazah alumni yang belum terdaftar di Kemenristek Dikti.
"Kami sudah melakukan pertemuan dengan seluruh pimpinan dan mengintruksikan untuk menindaklanjuti hal ini secara bersama-sama,” katanya.
Terpisah, Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN IB Padang, DR. Wakidul Kohar, menyebut pihaknya sedang memverifikasi data para alumni untuk segera didaftarkan di Kemenristek Dikti. Untuk solusi sementara, ujarnya, alumni yang akan mendaftar CPNS akan diberikan surat keterangan dari pihak kampus.
"Kami semua sedang bekerja untuk mengatasi persoalan ini. Bagi alumni yang mendaftar CPNS maka bisa meminta surat keterangan sembari pimpinan kampus akan menindak lanjutihal ini ke pusat (Kemenristek Dikti - red)," tutupnya. (002)
COMMENTS