| Pemanfaatan aplikasi online oleh MTsN 1 Kota Padang dalam proses belajar mengajar. Insert: Kepala MtsN 1 Padang Hj. Rifdawati. |
PADANG, BRAVOSUMBAR.COM
Pelaksanaan kebijakan social distancing dan stay at home dalam masa pandemi virus corona (covid-19) telah membuat tenaga pendidik semakin menggeluti dunia IT. Tenaga Pendidik MTsN 1 Kota Padang mampu memanfaatkan berbagai aplikasi dan melahirkan berbagai inovasi dalam menstransfer ilmu dan mendidik peserta didiknya selama masa tanggap penanganan pencegahan penyebaran covid-19.
Sejak dipindahkannya proses belajar mengajar (PBM) siswa dari madrasah ke rumah dengan sistem daring/online sudah banyak tenaga pendidik yang memanfaatkan dan menguasai teknis pengoperasian aplikasi google form dan zoom meeting. Hampir semua Tenaga Pendidik MTsN 1 Kota Padang telah menggunakan kedua aplikasi ini.
Guru matematika Rusyda Masyhudi menjelaskan kelebihan Google Formulir ini sangat bermanfaat karena dengan membagikannya maka semua siswa bisa mengisi daftar hadir, maupun kuisioner yang telah dibuat untuk mengumpulkan informasi. Salah satu kelebihan Google Form yang sangat penting adalah yaitu memiliki fitur SpreadSheets.
Sementara guru matematika Andre Leo menjelaskan kelebihan aplikasi zoom meeting yaitu antara Tenaga pendidik dengan peseta didiknya, dan sesama peserta didik bisa saling melihat dan berkomunikasi langsung.
Kepala MTsN 1 Padang Hj. Rifdawati, kepada bravosumbar.com, Minggu (19/4/2020), menyampaikan apresiasinya kepada tenaga pendidiknya yang telah mampu berinovasi dalam PBM daring dengan memanfaatkan google form, zoom meeting, dan aplikasi lainnya, sehingga study at home selama masa penanganan pencegahan penyebaran covid-19.
“Sampai hari ke 20 pemberlakuan sosial distancing PBM masih berjalan dengan baik dan lancar,” ujarnya.
Sementara, Wakil Kurikulum MTsN 1 Padang Idra Putri menyampaikan lahirnya inovasi dan kreasi pembelajaran di kalangan tenaga pendidik MTsN 1 Kota Padang adalah sebagai bukti keprofesionalan dan tanggung jawab sebagai tugas untuk mencerdaskan kehidupan anak bangsa.
“Walau dengan segala keterbatasan, tantangan dan rintangan namun pembelajaran tetap berjalan efektif dan peserta didik tetap bersemangat mengikuti PBM setiap hari. Sebab, pembelajaran selalu bervariasi dengan gaya dan cara yang berbeda-berbeda yang mampu menarik perhatian siswa,” uajrnya.
“Semoga wabah covid-19 ini cepat berlalu dengan izin dan kekuasaan Allah SWT dan pembelajaran akan kembali berjalan menurut semestinya,” imbuh Waka Humas Dafril. (rev)
Komentar