Virus Corona: Malaysia Bersiap untuk Hadapi 'Skenario Terburuk'

Iklan Semua Halaman

Virus Corona: Malaysia Bersiap untuk Hadapi 'Skenario Terburuk'

Kamis, 26 Maret 2020
Ilustrasi pengujian virus corona oleh tenaga medis Malaysia.

KUALALUMPUR, BRAVOSUMBAR.COM

Malaysia sedang meningkatkan tes virus corona sebagai persiapan untuk menghadapi ‘skenario terburuk’ karena negara itu bergulat dengan jumlah infeksi tertinggi di Asia Tenggara. Demikian dikatakan seorang pejabat senior Kementerian Kesehatan Malaysia dikutip dari Reuters.

Jumlah infeksi di Malaysia telah melonjak enam kali lipat hanya dalam 10 hari menjadi lebih dari 1.500, hanya dilampaui oleh Cina, Korea Selatan dan Jepang di Asia.

Pada akhir minggu lalu, Malaysia akan menggandakan kapasitas pengujian harian menjadi 7.000, sebelum melangkah ke 16.500 pada minggu pertama Bulan April, kata Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Noor Hisham Abdullah.

"Kami sedang mempersiapkan skenario terburuk, tetapi berharap untuk hasil terbaik," Datuk Dr Noor Hisham menambahkan dalam pesan teks, Senin malam (23/3/2020).

"Begitu kapasitas kami siap, kami akan meningkatkan deteksi, pengujian, isolasi dan pengobatan kasus aktif," lanjutnya.

Data Kementerian menunjukkan bahwa Malaysia telah melakukan 17.923 tes pada hari Senin, hari di mana terjadi peningkatan kasus terbesar 212 infeksi baru menjadikan total pasien positif di negara itu menjadi 1.518.

Malaysia telah mencatat sedikitnya 14 kematian akibat virus .

Noor Hisham Abdullah mengaitkan hampir dua pertiga kasus virus corona yang terjadi di Malaysia berkaitan dengan pertemuan keagamaan bulan lalu di dekat ibukota Kuala Lumpur yang menarik massa lebih dari 16.000 orang. Acara itu juga terkait dengan lebih dari 100 kasus di Asia Tenggara. *

Sumber: straitimes.com