MAN 3 Padang Terapkan ‘Blend Learning’ di Masa Pandemi Covid- 19

Iklan Semua Halaman

MAN 3 Padang Terapkan ‘Blend Learning’ di Masa Pandemi Covid- 19

Senin, 20 Juli 2020

KEPALA Kantor Kemenag Kota Padang H. Marjanis menyampaikan arahan pada kegiatan Pelatihan Model Pembelajaran ‘Blend Learning’ yang diselenggarakan MAN 3 Padang di d’Dhave Hotel, Minggu (19/7/2020).


PADANG, BRAVOSUMBAR.COM

Pandemi covid-19 yang masih belum berakhir membuat lembaga pendidikan harus menyiapkan metode dan strategi jitu agar Proses Belajar Mengajar (PBM) tidak terganggu, terutama dalam menyongsong tahun ajaran baru 2020/2021. 

Menyikapi hal tersebut, MAN 3 Padang menggelar Pelatihan Model Pembelajaran ‘Blend Learning’ yang diikuti para pendidik dan tenaga kependidikan di madrasah tersebut, Minggu (19/7/2020).

Pelatihan yang diadakan di d’Dhave Hotel Padang itu dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang H. Marjanis. 

Dalam sambutan dan arahannya, Marjanis mengigatkan pandemi covid-19 jangan sampai membuat proses pembelajaran menjadi tercederai, namun harus dicari solusinya.

Ia mengapresiasi model pembelajaran ‘blend learning’ yang diimplementasikan oleh MAN 3 Padang sehingga para siswa tetap mengikuti proses pembelajaran dengan baik. 

Bahkan, secara spontan Marjanis menyerahkan reward kepada Wakil Kurikulum MAN 3 Padang Syafrizal Tanjung yang telah mencarikan jalan yang terbaik bagi siswa dan guru sehingga PBM tetap terlaksana dengan baik di tengah pandemi.

Sementara, Kepala MAN 3 Padang Afrizal dalam arahannya juga mengucapkan terimakasih kepada para pengelola dan panitia yang sudah memikirkan kelangsungan pembelajaran siswa di masa pandemi covid-19.

“Tentunya situasi dan kondisi yang terjadi saat ini membutuhkan pemikiran ekstra agar proses belajar mengajar tetap terlaksana sebagaimana mestinya, dan yang terpenting siswa tetap menerima materi pembelajaran sesuai yang diamanatkan kurikulum tanpa ada gangguan,” ujarnya. 

Ditambahkannya, model pembelajaran ‘blend learning’ itu diharapkan menguatkan kepercayaan orangtua kepada guru di madrasah sehingga terbebas dari kegalauan atas anak-anak mereka dalam melanjutkan studinya.

Menurutnya, model pembelajaran ini juga dalam rangka memgapklikasikan SK Dirjen Pendis Nomor 2791 tahun 2020 sekaligus mensosialisasikan SKB empat menteri dalam proses pembelajaran 20202021.

“Guru adalah motivator perubahan maka itu mari kita sukseskan dan antarkan 927 siswa MAN 3 Padang menuju masa depan yang gemilang dan cemerlang. Buktikan bahwa madrasah hebat dan bermartabat,” pungkasnya. (ak)