| Siswa MAN 3 Padang melaksanakan ujian tengah semester (mid) menggunakan HP Android, Senin (2/3/2020). |
PADANG, BRAVOSUMBAR.COM
Ada yang berbeda dengan pelaksanaan ujian tengah semester atau ujian mid tahun ajaran 2020-2021 di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Kota Padang, Senin (2/3/2020). Para siswa tampak mengerjakan soal yang sudah disiapkan oleh pihak madrasah dengan menggunakan handphone berbasis android. Mereka tidak lagi menggunakan kertas dan pensil seperti pelaksanaan ujian konvensional pada umumnya.
Ini merupakan perdana MAN 3 Padang menerapkan ujian tengah semester secara online menggunakan HP android. Namun demikian, tidak tampak kecanggungan para siswa dalam menjawab soal-soal ujian. Hebatnya, hasil ujian siswa langsung diketahui guru secara real time pada saat itu juga.
“Ini merupakan jawaban kita atas perkembangan dan tantangan dunia pendidikan seiring era teknologi 4.0. Jika tidak kita sikapi, kita akan tertinggal. Apalagi pemerintah telah menyiapkan kebijakan, maka kita harus menyikapinya,” kata Kepala MAN 3 Padang Afrizal saat ditemui BRAVOSUMBAR di sela-sela meninjau pelaksanaan ujian.
Ia menyebut saat ini semua siswa rata-rata sudah punya HP android. Namun kecenderungan selama ini fungsi HP itu tidak digunakan secara maksimal, kecuali untuk bermain game dan berinteraksi di media sosial. Oleh karena itu, pihak madrasah mendorong pemanfaatkan HP Android itu untuk mendukung proses belajar mengajar. Salah satunya dalam pelaksanaan ujian kali ini.
“Dalam beberapa waktu terakhir, penerimaan CPNS sudah menggunakan sistem online. Untuk itu, siswa juga mesti dibiasakan dengan sistem ini sehingga mereka tidak canggung kelak. Sebab, ke depan bisa saja sistem online ini diterapkan secara merata di berbagai bidag nantinya,” tutur Afrizal.
Ia menegaskan, pelaksanaan ujian dengan sistem online berbasis HP Android ini merupakan penajaman dari workshop yang dilaksanakan baru-baru ini. Pada workshop yang dibuka secara resmi oleh Kepala Kanwil Kemenag Sumbar H. Hendri itu, penerapan sistem online menjadi salah satu materi yang disampaikan guna mendukung proses belajar mengajar di MAN 3 Padang. Hal ini juga sejalan dengan program ‘Merdeka Belajar’ yang dicanangkan Mendikbud Nadiem Makarim.
“Karena ini perdana dilakukan, maka jika ada kendala itu sesuatu yang wajar. Namun sejauh ini terpantau berjalan lancar. Nanti tentu akan dievaluasi, jika ada kekurangan kita perbaiki hingga guru dan siswa semakin mahir. Sebab, kita ingin sistem ini diterapkan secara menyeluruh di MAN 3 Padang. Termasuk nanti untuk ujian harian maupun dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB),” ucap Afrizal.
Ia menambahkan, ujian mid berbasis android itu diikuti 248 siswa kelas XII dan 550-an siswa kelas X dan XI. Dipaparkannya, penerapan sistem online pada ujian mid itu bisa terlaksana atas kerjasama dengan Generasi Emas (GE) School asal Yogyakarta sebagai aplikator atau pihak penyedia aplikasi.
Sementara, Deki dari GE School perwakilan Sumbar menerangkan sebelumnya para guru telah diberikan sosialisasi tentang sistem tersebut. Mulai dari penyusunan soal hingga mengunggah soal.
“Semuanya sudah kita sosialisasikan step by step saat workshop lalu. Insyallah, sejauh ini tidak ada kendala,” ulasnya.
Dijelaskannya, aplikasi tersebut merupakan karya putra daerah asal Lubuk Sikaping lulusan UGM Yogyakarta. Saat ini sistem online yang dirancang GE School tersebut sudah diterapkan di sejumlah wilayah di tanah air, termasuk di Sumbar. (ak)
Komentar