| KEPALA MAN 3 Padang Afrizal melepas peserta kemah mandiri yang akan dilantik sebagai anggota Paskas, Sabtu (8/2/2020). |
PADANG, BRAVOSUMBAR.COM
Sebanyak 31 siswa MAN 3 Padang kelas X dan kelas XI mengikuti pelantikan sebagai anggota pramuka Paskas dalam kegiatan Kemah Mandiri di Kasang, Kabupaten Padangpariaman. Kegiatan itu berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (8-9/2/2020).
Mereka dilepas secara resmi oleh Kepala MAN 3 Padang Afrizal didampingi Instruktur Rizki di halaman depan madrasah, Sabtu pagi (8/2/2020).
Setelah dilepas dalam suasana di bawah guyuran gerimis, peserta Kemah Mandiri melakukan hiking dengan jarak tempuh sekitar 30 kilometer (km) menuju lokasi perkemahan, tepatnya di Jorong Kayu Rampak, Kasang.
Sebelumnya, saat melepas peserta Afrizal menyampaikan harapannya agar para siswa MAN 3 Padang, khususnya anggota Paskas mampu menjadi pendobrak semangat kepemudaan yang berkarakter dan berdisiplin tinggi.
Untuk itu, ia mengajak semua peserta Kemah Mandiri agar memandang kegiatan tersebut sebagai kawah candradimuka dalam menempa diri ke arah yang positif.
| KEPALA MAN 3 Padang Afrizal melepas peserta kemah mandiri yang akan dilantik sebagai anggota Paskas, Sabtu (8/2/2020). |
“Selama kegiatan ananda tentunya akan menghadapi berbagai tantangan dan kendala. Anggaplah itu sebagai sarana menimba pengalaman karena nanti dalam kehidupan bermasyarakat kit ajuga tidak akan lepas dari berbagai persoalan. Untuk itu, kita harus pandai menghadapi masalah dan mencari solusi atas persoalan tersebut,” ulasnya.
Ia juga mengingatkan kepada peserta agar senantiasa disiplin mengikuti aturan dan jadwal kegiatan yang telah disusun, patuh pada instruktur dan pembina, serta pandai beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Sebab, lanjutnya, semua hal itu akan membawa kepada keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Di pramukalah tempat ananda dilatih karena labor pramuka itu sejatinya adalah di masyarakat,” pungkas Afrizal.
Dalam kegiatan itu, para peserta dibekali dengan berbagai materi di antaranya dari BPBD tentang pengenalan panjat tebing, pengenalan kebencanaan, penanggulangan pemadaman kebakaran, dan juga pengetahuan sejarah lokasi jorong Kayu Rampak.
Usai mengikuti kegiatan, para peserta akan mendapat wing tapak merah dan wing tapak hitam. (ak)