| MTsN 1 Padang melaksanakan Sosialisasi Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah/Madrasah (PBLHS) yang dulu disebut Adiwiyata pada hari Jumat (7/2/2020). |
PADANG, BRAVOSUMBAR.COM
Tidak ada kata terlambat dalam menuju kesuksesan, dan bukan pula biar terlambat asal tidak sama sekali. Statemen itulah yang pantas disematkan kepada MTsN 1 Kota Padang karena dari tujuh MTsN di Kota Padang hanya MTsN 1 saja yang belum meraih Adiwiyata provinsi, nasional dan mandiri.
Ingin ‘mambangkik batang tarandam’ warga MTsN 1 Padang melaksanakan Sosialisasi Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah/Madrasah (PBLHS) yang dulu disebut Adiwiyata pada hari Jumat (7/2/2020) di aula dan halaman madrasah dengan narasumber Yopie Eka Putra, SH Pejabat pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang.
Hadir dalam acara tersebut Kepala MTsN 1 Kota Padang Hj. Rifdawati, Kaur TU Harmita, para wakil kepala madrasah, guru, pegawai, dan siswa kelas VII, VIII, dan IX.
Kepala MTsN 1 Kota Padang dalam sambutannya menyampaikan bahwa warga madrasah telah membulatkan tekad untuk mewujudkan madrasah peduli dan berbudaya lingkungan tingkat provinsi Sumatera Barat tahun 2020 ini.
“Tidak ada kata terlambat, tidak yang tidak bisa kita harus maju bersama bergerak bersama, kerja bersama, peduli bersama, dan tekad bersama untuk mencapai satu tujuan. Semua warga madrasah harus benar-benar peduli dengan lingkungan, kurangi sampah dan tidak lagi memakai plastik,” ujarnya.
Sementara Yopie Eka Putra selaku narasumber memberikan materi mulai tahun 2020 program ini tidak lagi disebut Adiwiyata tetapi Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) kedua tentang pengolahan sampah, biopori, toga, green house, bank sampah, komposter dan penghijaun lingkungan madrasah.
“Yang sangat penting sekali adalah lingkungan yang bersih dari asap rokok dan tidak ada warga madrasah yang merokok. Seluruh kegiatan dan aksi lingkungan harus didocumentasikan dalam bentuk foto dan video,” sebutnya.
Ketua Tim BPLHS MTsN 1 Kota Padang Dafril Tuanku Bandaro didampingi Sekretaris Riezka Pratami, bendahara Widya Yuti, dan operator Rahmi Indah Wahyuni, mengajak semua warga madrasah untuk bergandengan tangan mewujudkan MTsN 1 Kota Padang menjadi madrasah peduli lingkungan.
“Ini bisa terwujud dengan cara bersama-sama. Sebab, satu saja warga madrasah yang tidak mendukung program ini, maka cita-cita mulia ini sulit untuk diwujudkan. Dengan bersama kita bisa, bersama kita maju lebih cepat lebih baik, madrasah lebih baik, lebih baik madrasah, madrasah hebat dan bermartabat,” pungkasnya. (ak)
| Kepala MTsN 1 Padang Hj. Rifdawati menyampaikan arahan pada kegiatan MTsN 1 Padang melaksanakan Sosialisasi Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah/Madrasah (PBLHS), Jumat (7/2/2020). |
Komentar