| KASI Penmad Kemenag Kota Padang H. Erman Syofa, Koordinator MGBK Kota Padang Afrizal, Kepala MAN 2 Padang H. Ahkri Meinhardi berfoto bersama guru-guru BK madrasah se-Kota Padang. |
Afrizal: Buang Stigma Guru BK Adalah Guru Pelengkap
PADANG, BRAVOSUMBAR.COM
Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) Kota Padang menggelar lomba membuat poster ‘pohon karier’ antar madrasah tsanawiyah (MTs) dan madrasah aliyah (MA) tingkat Kota Padang, di aula MAN 2 Padang, Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara, Rabu (20/11/2019).
Koordinator MGBK Kota Padang Afrizal menjelaskan ‘pohon karier’ merupakan salah satu media bimbingan dan konseling untuk mempermudah siswa memahami prospek karier setiap kelompok peminatan jurusan di jenjang pendidikan selanjutnya hingga bermuara kepada karir yang dicita-citakan.
Menurutnya, pohon karier berbentuk gambar diagaram pohon yang terdiri akar, pohon, batang, dan daun. Tiap bagian pohon itu menjabarkan dari sub-sub alur pencapaian karier.
“Bagi guru Bimbingan dan Konseling (BK), media pembelajaran pohon karier ini sangat tepat untuk membantu penyampaian materi layanan bimbingan dan koseling kepada para siswa,” jelasnya.
Sebelumnya, saat memberi sambutan pada pembukaan lomba, Afrizal yang merupakan Kepala MAN 3 Padang itu mengatakan bahwa BK merupakan garda terdepan dalam mewujudkan ‘madrasah hebat bermartabat’ sebagaimana slogan madrasah saat ini.
Dia juga menekankan bahwa guru BK memegan peran strategis di lingkungan sekolah dan madrasah.
“Buang stigma dan paradigma bahwa guru BK adalah guru pelengkap. Sebab, banyak persoalan yang tidak bisa diselesaikan guru mata pelajaran bidang studi yang bisa diselesaikan oleh BK. Oleh karena itu, bagi siswa yang mengalami masalah akan lega begitu keluar dari ruang BK setelah berkonsultasi dengan guru BK. Sebab, mereka menemukan solusi atau jalan keluar dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi,” ujar Afrizal.
Dia menyarankan ke depan dibutuhkan kegiatan semacam seminar dan lokakarya bagi guru BK untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Apalagi, kemajuan zaman juga banyak membawa dampak negatif yang berpengaruh kepada siswa.
“Maka itu, guru BK perlu berinovasi agar bsa melaksanakan tugasnya dengan baik di tengah kemajuan zaman yang terus bergerak cepat dan dinamis,” sebutnya.
Pada kesempatan itu, Afrizal mengucapkan terimakasih kepada MGBK Kota Padang yang mampu melaksanakan perlombaan itu secara mandiri. Kepada dewan juri, dia mengingatkan untuk memberikan penilaian secara jujur dan objektif.
“Peserta lomba adalah anak-anak kita semua. Berikanlah peniaian tanpa pandang asal sekolah,” pungkasnya.
Sementara, Kepala Kantor Kemenag Kota Padang diwakili Kasi Penmad H. Erman Syofa saat membuka acara berharap lomba pohon karier itu dapat menjadi motivasi bagi siswa untuk menggapai cita-cita.
"Melalui kegiatan ini mari kita kita siapkan generasi emas berkarakter yang memiliki arah karir cemerlang,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Ketua MGBK Kota Padang Neti Erawatti dari MTsN 4 Padang menyebut lomba poster pohon karir itu merupakan yang perdana diadakan. Menurutnya, kegiatan itu diangkat agar siswa memiliki pemahaman dan pengetahuan tentang karirnya di masa depan sehingga punya keputusan untuk melanjutkan jenjang pendidikan sesuai karir yang dicita-citakan tersebut.
Sedangkan ketua panitia Helmi Desta dari MTsN 6 Padang dalam laporannya menyampaikan perlombaan itu diikuti MTs dan MA negeri dan swasta yang ada di Kota Padang.
Dikatakannya, pemahaman pohon karier oleh siswa memberikan banyak manfaat. Pihak guru bidang studi akan terbantu karena siswa sudah paham dan terarah sesuai jurusannya sehingga mereka lebih fokus dan termotivasi dalam belajar. Sedangkan bagi siswa dengan memahami pohon karier akan mengurangi kegalauan mereka memilih jurusan di sekolah lanjutan hinagga perguruan tinggi nanti.
“Jadi, siswa akan lebih termotivasi melanjutkan pendidikan dan bekerja pada bidang yang sesuai dengan minat dan kemampuannya,” ulasnya. *
