Incumbent Bakal Calon Tunggal Ketua KONI Kota Padang Periode 2019-2023

Advertisement

Incumbent Bakal Calon Tunggal Ketua KONI Kota Padang Periode 2019-2023

Rabu, 27 Februari 2019





PADANG, BRAVOSUMBAR-Incumbent KONI Kota Padang, Agus Suardi menjadi Bakal Calon (Balon) tunggal Ketua Umum KONI Padang periode 2019-2023 setelah manajer Academy PSP Padang itu secara resmi mengembalikan formulir pendaftaran kepada Tim Penjaringan, musyawah Kota KONI Padang yang akan digelar, 3 Maret mendatang.
"Hingga batas terakhir pengembalian formulir pendaftaran yaitu pukul 16.00 WIB, kami hanya kedatangan satu tamu yang mengembalikan formulir untuk menjadi calon ketua umum yaitu, Agus Suardi," kata Ketua Panitia Muskot KONI Padang, Ilmarizal kepada wartawan, Selasa (26/2).
Menurut dia, sebenarnya ada dua orang yang mengambil formulir pendaftaran. Hanya saja, hingga batas waktu yang telah ditetapkan hanya satu yang mengembalikannya. Satu perwakilan yang mengambil formulir di antaranya dari cabang olahraga PRSI.
Meski hanya satu bakal calon yang mengembalikan formulir pendaftaran, kata dia, pihaknya tidak mempermasalahkan karena sebagai Tim Penjaringan tugasnya hanya menerima pendaftaran dan melakukan verifikasi.
"Setelah kami menerima formulir pendaftaran kami langsung melakukan verifikasi awal. Kami melihat semuanya telah sesuai dengan syarat administrasi yang ditetapkan," ujar Sekum PGSI Kota Padang ini.
Verifikasi awal yang dilakukan di antaranya adalah mengecek jumlah pendukung. Sesuai dengan aturan yang ada setiap bakal calon yang maju menjadi ketua umum harus mendapatkan dukungan minimal lima pengurus cabang olahraga.
"Memang sudah sesuai dengan aturan. Tapi kami masih akan melakukan verifikasi aktual salah satunya melakukan konfirmasi ulang ke pendukung sesuai dengan berkas. Siapa tau ada yang tidak ditandatangani ketua," katanya. 
Sesuai dengan aturan yang ada, dukungan pada salah satu calon harus ditandatangani oleh ketua dan sekretaris. Dengan demikian, jika dukungan ditandatangani oleh pihak lain seperti halnya sekretaris dianggap tidak sah.
Ditanya apakah masih ada peluang untuk penambahan calon, Ilmarizal menegaskan jika pihaknya tidak punya hak untuk menetapkan. Hanya saja, peluang untuk bertambah memang ada asalkan disetujui oleh forum pada Musyawarah Olahraga.(naldi)