AUSTRALIA, BS - Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sumbar merupakan provinsi yang masuk dalam lima besar pemilik sistem pemerintahan yang baik di negeri ini. Namun demikian, prestasi itu tidak membuat Sumbar berbangga hati. Sebab, meski berada di posisi yang baik, Sumbar tetap harus terus-menerus belajar dari daerah lain.
Untuk itu, Pemprov Sumbar mencoba melakukan loncatan kemajuan dengan menandatangani Letter of Intens (Loi) dan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Deakin University, Melbourne, Australia. Kerjasama dengan universitas itu dilakukan lantaran Melbourne merupakan daerah yang memiliki sistem pemerintahan yang terbaik di Australia.
"Kalau kita hanya berpatokan ke daerah lokal, tentu lompatan kemajuan hanya segitu. Namun kalau langsung ke sumbernya, insyaallah lompatan kita bisa melampaui daerah lain,” jelas Irwan Prayitno usai penandatangan MoU di Bussiness Center Deakin University di Melbourne, Australia, Rabu (26/9/2018).
Dia memastikan bahwa ilmu pemerintahan di Deakin University adalah yang terbaik di Australia. Selain itu, Sumbar juga bisa mempelajari ilmu lingkungan karena pembangunan harus berwawasan lingkungan.
MoU itu difasilitasi oleh Guru Besar Deakin Unversity asal Sumatera Barat, Ismet Fanani. MoU itu juga didukung penuh oleh Kemendagri yang diwakili Kepala Pusat Fasilitasi Kerja Sama, Nelson Simanjuntak.
Turut hadir mendampingi Walikota Payokumbuah Reza Pahlevi, Kepala Bappeda Hansastri, Kepala DPM PTSP Maswar Dedi, Kepala Dinas Pariwisata Oni Yulfian, Kepala Biro Humas Jasman, Kepala Biro Kerja Sama Pembangunan dan Rantau, Luhur Budianda, dan staf terkait. (002)

COMMENTS