| SISWA MTsN 1 Padang Zikra Kautsar didampingi orangtuanya menyerahkan novel perdananya berjudul ‘Jabata Tanganku Ayah’ kepada Kepala MTsN 1 Padang Hj. Rifdawati didampingi para wakil kepala madrasah. |
PADANG, BRAVOSUMBAR.COM
Sejak dicanangkan menjadi Madrasah Berbasis Literasi (MBL), MTsN 1 Kota Padang terus melakukan terobosan dan strategi untuk mengimplementasikan literasi baik literasi lembaga, literasi kurikulum, literasi bidang studi, dan pembelajaran.
Terobosan itu terbukti membuahkan hasil manis di mana salah seorang dari 537 siswa siswa MTsN 1 Padang berhasil melahirkan karya terbaiknya dan membuktikan diri sebagai penulis berbakat dan kreatif.
Siswa tersebut adalah Zikra Kautsar panggilan Atta, Kelas VIII.3 yang telah menggoreskan penanya menjadi sebuah buku berjudul ‘Jabat Tanganku Ayah’. Ini merupakan hal yang sangat spektakuker bagi MTsN 1 Kota Padang. Kenapa tidak, buku bergenre novel setebal 242 halaman itu ditulis hanya dalam waktu sekitar dua bulan. Atta merupakan satu-satunya siswa madrasah di Kota Padang saat ini yang telah melahirkan sebuah karya nyata dalam bentuk buku.
Kesuksesan Atta tidak terlepas dari bimbingan guru yang juga seorang penulis, bertalenta tinggi, inovator, motivator, yaitu Erina Erlis yang sekaligus walikelas Atta dan Sekretaris umum Komunitas Penulis Penggiat Literasi (KPPL) Kemenag Sumbar.
Atta didampingi kedua orangtuanya datang ke MTsN 1 Padang Selasa lalu (23/6/2020) untuk menyerahkan novel karyanya kepada kepala madrasah Hj. Rifdawati didampingi Wakil Kurikulum Idra Putri, Wakil Kesiswaan Hj. Maryani Sastera, Wakil Sarpras Suhelri, Wakil Humas Tuanku Dafril, dan Walikelas VIII.3 Erina Erlis.
Pada kesempatan itu, Hj. Rifdawati mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi tinggi kepada Atta. Ia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Atta dan kedua orangtuanya yang telah mengharumkan nama MTsN 1 Kota Padang karena Atta merupakan satu-satunya siswa madrasah di Kota Padang saat ini yang telah sukses menulis buku.
“Semoga ini akan melecut semangat siswa lainnya,” ujar Hj. Rifdawati.
Sementara, kedua orangtua Atta dengan penuh rasa haru turut mengucapkan terimakasih kepada kepala madrasah, unsur pimpinan, dan segenap majelis guru yang telah memberikan motivasi, bimbingan, dan binaan kepada Atta dari awal hingga selesainya buku yang merupakan karya pertama Atta.
Atta yang dalam kesehariannya sedikit kalem itu mengungkapkan menulis merupakan hobinya. Pada awalnya ia hanya iseng-iseng menulis cerita namun akhirnya tertarik menghasilkan sebuah karya dalam bentuk buku.
“Bakat menulis ini dapat tersalurkan berkat bimbingan walikelas, Ibu Erina Erlis yang bersedia membimbing dalam menulis bahkan membantu mencarikan penerbit. Alhamdulillah, hari ini impian saya untuk mewujudkan sebuah buku telah tersampaikan,” ujarnya.
Atta yang saat ini berusia 14 tahun juga sedang menulis novel keduanya dan sudah menyelesaikan 110 halaman dari 300 halaman yang direncanakan.
“Atta telah melahirkan sebuah buku terbaiknya, semoga kelak ia menjadi penulis hebat dan bermartabat untuk dibaca dan dijadikan referensi bagi pencari ilmu,” ungkap Waka Humas Tuanku Dafril. (ak)
Komentar