KONI Sumbar Akan Beri Sanksi Atlet dan Pelatih Yang Tak Latihan

Iklan Semua Halaman

KONI Sumbar Akan Beri Sanksi Atlet dan Pelatih Yang Tak Latihan

Jumat, 12 Juni 2020


Ketua KONI Sumbar Syaiful

PADANG, BRAVOSUMBAR - Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatra Barat, Syaiful meminta seluruh atlet Sumbar yang lolos PON Papua harus tetap melaksanakan latihan secara mandiri, kalau dapat latihan ditingkatkan. Meski wabah pandemi Covid-19 berlangsung, namun tetap memperhatikan protokol kesehatan.

"Tentunya latihan mandiri tersebut harus sesuai dengan pola yang sudah ditetapkan KONI Sumbar melalui tim teknis yang dibentuk KONI," ujar Ketua KONI Sumbar Syaiful kepada wartawan, kemarin.

Dia menambahkan, KONI Sumbar sudah melaksanakan TC terhadap atlet PON Sumbar sejak Februari 2020 lalu, namun karena bencana non alam Covid-19, maka TC dilanjutkan dengan TC mandiri.

Latihan tersebut, tambah Syaiful, dilaksanakan Cabang Olahraga (Cabor) masing masing, tapi tetap diawasi tim teknis KONI Sumbar. Cabor melaksanakan TC mandiri lokasinya terserah Cabor masing masing.

"Selain diawasi tim teknis KONI Sumbar, Cabor atlet PON diharuskan mengirimkan video latihan mereka ke KONI Sumbar," ujarnya.

Maka untuk melihat sejauh mana mereka para atlet PON masing masing melakukan TC mandiri, maka dilakukan evaluasi. Karena para atlet PON tersebut telah melaksanakan TC sejak Februari hingga Mei 2020. Atlet Sumbar meloloskan 25 Cabor ke PON Oktober 2021.

Kemudian, dalam evaluasi atlet PON yang telah dilaksanakan selama 4 bulan tersebut jika terbukti ada atlet yang tidak melakukan TC mandiri maka mereka mendapatkan sanksi. Sanksinya berupa penghentian honor transportasi, termasuk honor bulanan. (naldi)