PADANG, BRAVOSUMBAR.COM
Direktur Eksekutif Minang Diaspora Network-Global (MDN-G) Burmalis Ilyas mengatakan pihaknya ikut aktif berpartisipasi dalam membantu penanganan antisipasi wabah virus corona di Sumbar, terutama dalam pengadaan alat kesehatan dan Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker, sanitizer, ventilator, dan lain sebagainya.
Burmalis menjelaskan bantuan itu merupakan inisiatif owner Wardah Cosmetic Nurhayati Subakat yang berkomitmen untuk membantu rumah-rumah sakit di Sumbar senilai Rp3 miliar.
“Atas dasar inisiatif Ibu Nurhayati itulah kemudian bergulir ide mengajak perantau dan masyarakat Minang di seluruh dunia untuk aktif dalam penanganan wabah corona ini,” ujar Burmalis, Senin (23/3/2020).
Ditambahkannya, Nurhayati Subakat sampai saat ini sudah menggelontorkan dana lebih kurang Rp50 miliar dalam membantu beberapa rumah sakit di Indonesia.
“Untuk itu, beliau juga berkomitmen untuk membantu masyarakat Sumbar dan Ranah Minang tanah kelahiran beliau,” jelasnya.
Hingga saat ini donasi sudah mulai mengucur dari berbagai belahan dunia. Ada dari Diaspora New York Aswita Taizir, Prof Ismet Fanani Diaspora Minang Melbourne Australia, Emy Jorgensen pengusaha expor impor Minang Norwegia, dan tokoh-tokoh Minang yang ada di Jakarta seperti Prof. DR. Jurnalis Uddin, Prof. DR. Fasli Jalal, Prof. DR. Azyumardi Azra, Emma Yohana, Elfrida Zulkarnain (pemilik Gedung Graha Iska Pramuka), dan beberapa perusahaan melalui dana CSR-nya, seperti Hotel Emmersia Batusangkar milik Merry Warti.
Burmalis Ilyas masih mengharapkan dukungan perantau dan tokoh-tokoh masyarakat Minang dalam dan luar negeri serta pengusaha-pengusaha Minang sukses lainnya, baik dalam dan luar Negeri.
“Selain Ibu Nurhayati, ada juga konglomerat Minang yang berjiwa filantrofis yaitu Bapak Masrizal Syarif pengusaha alat kesehatan yang menyumbangkan alat kesehatannya senilai Rp500 juta untuk RS Persahabatan di Jakarta sebagai rumah sakit rujukan pasien positif Corona,” terangnya.
Untuk pencegahan penularan virus Corona, Burmalis Ilyas menyarankan agar berbagai kegiatan yang melibatkan massa ditunda terlebih dahulu. Ia juga menyarankan kepada Gubernur Sumbar dan para bupati/walikota untuk mengambil kebijakan-kebijakan strategis, taktis, dan kebijakan di waktu krisis dengan menghimbau masyarakat untuk tidak ke kantor jika memungkinkan dan agar masyarakat lebih banyak bekerja dan tinggal di rumah (stay at home). Termasuk menjaga jarak (social distance) guna mencegah menularnya virus corona.
“Mencegah jauh lebih baik ketimbang mengobati,” tegasnya.
Menurutnya donasi masih dibuka untuk pembelian APD dan alkes lainnya. Bagi yang ingin berdonasi dapat dikirim melalui rekening BRI 212401000148303 atas nama Yayasan Diaspora Minang Dunia. Setelah berdonasi agar dikirim bukti transfer melalui WhatsApp di 081315552253, 081363936254, 081384581472 untuk dibuat laporannya.
Dikutip dari jurnalsumbar.com, Wakil Bendahara Umum MDN-G Mulyeni telah membuat rincian bantuan yang akan diberikan, termasuk di dalamnya gelontoran dana Rp3 milair dari Nurhayati Subakat ditambah dengan donatur lainnya.
“Dana tersebut Insya Allah akan dibagi-bagi untuk keperluan penanganan corona di Ranah Minang. Di antaranya berbentuk barang berupa PCR untuk RS Universitas Andalas (Unand) dan pembelian ventilator bagi RS M Djamil Padang. Sebagian dana untuk pembelian alat pelindung diri (APD) seperti thermo gun, masker N95, hand sanitizer dan juga membeli ventilator untuk RSAM Bukittinggi dan beberapa rumah sakit lainnya di Sumbar,” tuturnya. *
Komentar