![]() |
| Kepala MTsN 2 Padang Pariaman Zaitul Makmur bersama dengan panitia mengawasi peserta tes CBT SNPDB MAN insan Cendekia |
Lebih kurang 1587 orang siswa Madrasah Tsanawiyah se Indonesia memperebutkan 96 kursi MAN insan Cendekia Padang Pariaman.
Madrasah unggulan Kementerian Agama yang terletak di Sintuk Toboh Gadang Lubuk Alung itu sejak hari sabtu sampai minggu, (22-23/2/2020) menggelar ujian test CBT dalam rangka Seleksi Nasional Peserta Didik Baru (SNPDB).
Ujian ini diselenggarakan serentak di seluruh wilayah Indonesia, ungkap Zaitul Makmur, koordinator panitia penyelenggara ujian yang berlokasi di MTsN 2 Padang Pariaman.
Ujian dibagi dalam 2 sesi setiap harinya yang disebar dalam 2 ruangan labor komputer, dengan durasi waktu persesi selama 4 jam, katanya.
Dari seleksi ini nantinya akan ditetapkan sebanyak 96 orang calon peserta yang lulus dan berhak melanjutkan pendidikannya di MAN insan Cendekia, lanjut Zaitul, yang kesehariannya menjabat sebagai kepala MTsN 2 Kabupaten Padang Pariaman.
Lebih lanjut Zaitul menjelaskan bahwa untuk wilayah Sumatera Barat lokasi ujian di pusatkan di kampus MAN insan Cendekia dan MTsN 2 Padang Pariaman. Saat ditanya oleh wartawan tentang indikator kelulusan, Zaitul Makmur yang didampingi oleh Jaya Putra, Panitia penyelenggara dari pusat itu menjawab bahwa siswa yang dinyatakan lulus dan berhak melanjutkan pendidikan di MAN insan cendekia bukan saja dilihat dari ketepatan menjawab pertanyaan yang diajukan, akan tetapi akurasi dan ketepatan serta kecepatan waktu dalam menjawab cukup menentukan kelulusan siswa yang bersangkutan.
Berkenaan dengan itu, Zaitul mengingatkan peserta ujian agar mempersiapkan diri lahir dan bathin, sehingga tidak menemui kendala yang berarti saat menjalani ujian.
Tatkala disinggung oleh wartawan tentang kemungkinan adanya katabelece atau titipan pejabat untuk mempengaruhi hasil ujian, Zaitul menegaskan bahwa panitia penyelenggara menutup segala kemungkinan ke arah itu.
"Kita telah sepakat untuk menyelenggarakan ujian ini dengan bersih dan transparan, sehingga dengan demikian diharapkan akan lulus nantinya calon peserta didik yang betul betul siap secara akademik dan mental spritual," pungkasnya. (syaf tj)
Komentar