Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Hebat! Alumni MTsN 1 Padang Pimpin Proyek Pesawat Tanpa Awak TNI AL

Senin, 14 September 2020, September 14, 2020 WIB Last Updated 2020-09-14T13:18:53Z
Letda Laut (T) Henkky Muharrajun Nasaf (kiri) beserta tim mendorong PUTA SE-01 sebelum lepas landas di Skuadron 700 Puspenerbal Juanda Kamis (10/9). (REPRO: Jawa Pos/Dipta Wahyu)

PADANG, BRAVOSUMBAR.COM

Alumni MTsN 1 Kota Padang mencatatkan kiprah membanggakan di pentas nasional. Putra Bukittinggi, Letda Laut (T) Henkky Muharrajun Nasaf memimpin langsung project Pesawat Udara Tanpa Awak (PUTA) SE-01 yang dibuat oleh tim Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) Juanda.

Pembuatan PUTA SE-01 berjenis drone tersebut sebenarnya dilakukan secara rahasia. Awalnya, Komandan Pusnerbal Juanda Laksamana Muda TNI Edwin menginginkan adanya pesawat tanpa awak hasil karya pasukan sendiri. Sehingga, bisa ditangani sendiri jika ada masalah. Bulan Oktober 2019, pengerjaan PUTA dimulai. Butuh waktu enam bulan untuk merancang drone itu agar benar-benar terbang. 

”Meski anggota tim terbatas, alhamdulillah semua lancar,” ucap main project PUTA SE-01 Letda Laut (T) Henkky Muharrajun Nasaf, anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Nasran dan Afrida yang lahir di Bukittinggi, 29 Juni 1993 itu. 

Saat ini Henkky menjabat sebagai Padiv Motor Turbin Dep. RAM, Fasharkan Pesud, Puspenerbal Juanda. Suami dari Sophia Aisyah, A.Md. Keb, yang juga alumni MTsN 1 Kota Padang tahun 2008 itu bersekolah di SDN 15 Padang Sarai (1999-2005), MTsN 1 Kota Padang (2005-2008), SMAN 7 Padang (2008-2011), dan S1 Aeronotika dan Astronotika Institut Teknologi Bandung (ITB 2011-2016). Selama kuliah ia mendapatkan dua beasiswa, yaitu Beasiswa Bidikmisi 2011 dan Beasiswa TNI 2015.

LETDA Laut (T) Henkky Muharrajun Nasaf (tengah) memimpin langsung proyek Pesawat Udara Tanpa Awak (PUTA) SE-01 yang dibuat oleh tim Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Puspenerbal) Juanda.

PUTA SE-01 DIDESAIN KHUSUS

PUTA SE-01 didesain khusus dengan kemampuan landing dan take off di air. Drone yang dibuat tim Puspenerbal Juanda itu tidak hanya sebagai pengintai tapi juga siap untuk misi perang. Bentang sayapnya 4,5 meter. Tingginya sekitar 1 meter. Desainnya unik, khususnya di bagian ekor. Penempatan mesin juga dirancang khusus, yakni di bagian atas. Semuanya menyesuaikan dengan misi PUTA SE-01 yang mengharuskan tangguh di segala medan termasuk saat harus mendarat dan lepas landas di air.

Untuk mengendalikannya, tim harus berbagi tugas. Ada yang membawa remote control dan ada yang di depan laptop. dan wajib membawa teropong binocular. Tujuannya memastikan posisi drone walaupun sebenarnya bisa dikendalikan secara otomatis atau autopilot.

Meski memiliki fungsi sebagai pengintai dan pengawasan, drone itu bisa menjadi sebuah kendaraan tempur. Sebab, masih terdapat sisa berat 25 kilogram di bodi pesawat. Sehingga sangat memungkinkan untuk dilengkapi senjata. 

”Tergantung arahan dari pimpinan, nanti gimana,” kata Henkky yang merupakan alumnus Aeronautika dan Astronotika Institut Teknologi Bandung (ITB) itu, seperti dilansir jawapos.com.

Menurutnya, meski dalam proses penyempurnaan, keberhasilan PUTA SE-01 tak lain karena adanya teamwork yang baik. Baik dari proses desain maupun saat pengerjaannya. Karena itu, motivasi tinggi mereka adalah alat itu bisa bermanfaat, khususnya membantu pengamanan dan operasi misi tertentu demi NKRI.

Alumni MTsN 1 Kota Padang Henkky Muharrajan Nasaf, S.T Sang Main Projeckt Pesawat Udara Tanpa Awak (PUTA) SE-01.

UNGKAPAN BANGGA SEKALIGUS SYUKUR KELUARGA BESAR MTsN 1 PADANG 

Tentu saja, keluarga besar MTsN 1 Padang pantas bersyukur dan bangga kepada alumninya yang sukses menapakkan karirnya yang luar biasa untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sufrizal, guru matematika MTsN 1 Padang mengungkapkan bahwa Henkky adalah anak pintar, cerdas, dan santun. Ia sangat senang belajar matematika. Bahkan ia sering menorehakan prestasi pada olimpiade di tingkat kota dan provinsi.

Prestasi Henkky terus berlanjut saat kuliah. Antara lain Juara 2 Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) tahun 2013 dan Best Design Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) tahun 2012. Setamat kuliah di ITB, Henkky masuk TNI melalui jalur Perwira Prajurit Karir tahun 2017.

Kepala MTsN 1 Padang Hj. Rifdawati didampingi Waka Humas Dafril Tuanku Bandaro mengungkapkan rasa bangganya ada alumni MTsN 1 Padang yang telah mengharumkan nama almamaternya, mengharumkan Sumbar, dan NKRI. Menurutnya, prestasi semacam itu sangat sulit didapatkan kecuali bagi seorang perwira yang cerdas, ulet, dan tangguh.

“Semoga prestasi Henkky ini mampu melecut semangat siswa MTsN 1 Kota Padang saat ini dan akan lahir para pejuang-pejuang tangguh yang mengharumkan nama baik almamaternya,” ujar Hj. Rifdawati. (*)

LETDA Laut (T) Henkky Muharrajun Nasaf menerima penghargaan dari Komandan Pusnerbal Juanda Laksamana Muda TNI Edwin.

Komentar

Tampilkan

  • Hebat! Alumni MTsN 1 Padang Pimpin Proyek Pesawat Tanpa Awak TNI AL
  • 0

Terkini

Topik Populer