Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Pelaku UMKM Layangkan Gugatan Class Action Terhadap Presiden Jokowi

Rabu, 01 April 2020, April 01, 2020 WIB Last Updated 2020-04-01T12:42:00Z
Enggal Pamukti, warga yang melayangkan gugatan class action kepada Presiden Joko Widodo.

Gugatan ini dilatarbelakangi anggapan kelalaian pemerintah pusat dalam menangani wabah virus corona.


JAKARTA, BRAVOSUMBAR.COM

Presiden Joko Widodo digugat ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Rabu (1/4/2020) karena dinilai lalai dan terlambat dalam menangani wabah virus corona (Covid-19). Gugatan itu diajukan oleh enam orang warga yang mewakili para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).  Gugatan class action tersebut didaftarkan ke PN Jakarta Pusat dan terdaftar dengan nomor register PN JKT.PST-042020DGB.

Salah seorang perwakilan penggugat Enggal mengatakan gugatan itu dilatarbelakangi kelalaian pemerintah pusat dalam menangani wabah virus corona. Padahal, sebutnya, sejak awal wabah ini telah menginfeksi sejumlah negara lain.

"Sehingga keterlambatan penanganan tersebut berdampak kita tidak siap hadapi corona. Terjadi kerugian materil dan imateril yang dialami seluruh masyarakat, khusus sektor pekerja harian termasuk kami yang begerak di bidang UMKM," kata Enggal dilansir CNNIndonesia.com, Rabu (1/4/2020).

Ia menambahkan, sebelum virus corona masuk ke Indonesia, sebetulnya Indonesia memiliki waktu sekitar 2,5 bulan untuk bersiap menghadapinya. Mulai dari segi teknis, imbauan, hingga segala kebijakan yang perlu diterapkan. Namun demikian, menurutnya, pemerintah tidak menggunakan waktu tersebut dengan baik.

Menurut Enggal, dalam kurun waktu tersebut sejumlah pejabat pemerintah malah melemparkan pernyataan yang dianggapnya sebagai candaan ke publik terkait virus corona. 

"Saya juga ada indepth interview dengan salah satu dokter spesialis paru, yang ini ‘very classified’ datanya," lanjut dia.

Adapun gugatan yang diajukan Enggal dan kawan-kawan yakni berupa gugatan perdata menggunakan Pasal KUHPerdata dan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Mereka menuntut ganti rugi sejumlah Rp10.012.000.000 atas kerugiannya karena mengalami penurunan pemasukan karena wabah virus corona. 

"Saya dan beberapa teman yang saya wakili mengalami penurunan income, tapi memang tidak ada itikad baik dari negara untuk mengeluarkan insentif. Mungkin terakhir ini mereka ada insentifnya, tapi kita enggak tahu seberapa besar," tutur dia.

Sementara, Ketua PN Jakarta Pusat Yanto mengatakan belum mengetahui ihwal gugatan class action tersebut. "Nanti kami cek," kata Yanto.

Seperti diketahui, pemerintah akhirnya mengambil tindakan terkait penyebaran virus corona di Indonesia. Presiden Joko Widodo pada Selasa (31/3) telah mengeluarkan kebijakan berupa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan status darurat kesehatan masyarakat untuk menanggulangi wabah virus corona. Dasar hukum kebijakan itu UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Pemerintah juga sudah menerbitkan peraturan pemerintah tentang PSBB dan Keppres penetapan darurat kesehatan masyarakat untuk melaksanakan amanat UU tersebut. (*)

Sumber: cnnindonesia.com
Komentar

Tampilkan

  • Pelaku UMKM Layangkan Gugatan Class Action Terhadap Presiden Jokowi
  • 0

Terkini

Topik Populer