Pengembangan Pariwisata Sumbar Menuju MICE, Wisata Halal Tetap Lanjut

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno
PADANG, BS - Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, menyatakan arah pengembangan pariwisata Sumbar menuju pada Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE).

“Saat ini arahnya memang ke MICE. Kita ikuti perkembangannya. Namun wisata halal tetap lanjut,” kata Gubernur Irwan Prayitno, baru-baru ini.

Dikatakannya, setiap bulan terdapat satu atau dua rombongan yang kadangkala jumlahnya mencapai lebih dari seribu orang menggelar pertemuan di Sumbar. Pertemuan itu biasanya dilanjutkan dengan wisata selama satu atau dua hari, mengunjungi destinasi favorit dan berbelanja oleh-oleh. 

Efeknya secara ekonomi langsung dirasakan oleh masyarakat, mulai dari yang bergerak di bidang transportasi, UKM kuliner dan cenderamata hingga pelaku jasa pariwisata lainnya.

Pemprov Sumbar memberikan sambutan istimewa bagi tamu-tamu yang datang tersebut, salah satunya dengan menggelar jamuan makan malam bersama gubernur atau wakil gubernur.

“Ini menjadi hal yang menarik bagi mereka. Ke depan kita bisa lakukan inovasi agar makin banyak yang datang membuat acara besar di Sumbar,” kata gubernur.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Oni Yulfian, menyebut Sumbar memiliki semua syarat untuk mengembangkan wisata 'MICE', mulai dari kesiapan hotel hingga destinasi.

“Kita bahkan telah mempromosikan hal ini pada pelaku jasa pariwisata nasional dan internasional melalui Padang Travel Mart 2018,” ucapnya sembari menambahkan promosi itu akan dilanjutkan pada tahun 2019 dengan konsep yang sama.

Untuk diektahui, berdasarkan data BPS Sumbar jumlah hotel keseluruhan dari klasifikasi hotel bintang lima hingga kelas melati sebanyak 374 unit dengan 8.280 kamar. Hotel itu terdiri dari hotel bintang lima hingga bintang satu sebanyak 58 unit dan 316 unit lainnya merupakan jasa akomodasi lainnya, seperti pondok wisata dan hotel jenis melati. Jumlah itu mencukupi untuk kegiatan besar seperti Hari Pers Nasional 2017 yang dihadiri oleh lebih dari 5.000 orang pada Bulan Februari lalu. (e/mas)
Lebih baru Lebih lama