90 Jenazah di RS M Djamil

PADANG ONLINE, Padang - Posko identifisikasi korban gempa RS M Djamil Padang hingga Jumat pagi sudah menerima sebanyak 90 jenazah korban gempa Sumatra Barat. "Sudah 90 jenazah yang masuk ke sini, sebanyak 75 jenazah di antaranya sudah diambil keluarga korban," kata Koordinator Pelaksanaan Identifikasi Korban RS M Jamil Padang, AKBP Musyafa di Padang, Jumat.

Ia mengatakan, hingga Jumat pagi, telah masuk sebanyak 20 jenazah korban gempa dari berbagai tempat di Kota Padang. Dia menyebutkan, jenazah korban yang masuk ke posko itu akan ditangani tim pendataan melalui proses pemeriksaan dan rekonsiliasi.
Musyafa mengatakan, pihaknya tidak akan mempersulit keluarga korban yang ingin mengambil anggota keluarganya. Namun demikian, kata dia, keluarga tetap saja harus membawa data dan identitas korban.

Evakuasi Terus Dilanjutkan
Hingga Jumat, tim evakuasi masih mencari korban yang tertimpa reruntuhan di sejumlah tempat seperti bimbingan belajar GAMMA, gedung Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Padang, Hotel Ambacang, dan tempat kursus LIA dan Hotel Mariani. Setiap jenazah korban yang ditemukan, langsung dibawa ke RS M Djamil Padang. Di RS M Djamil saat ini juga dirawat ratusan korban luka-luka di tenda-tenda di luar rumah sakit.

Sementara itu, jumlah korban tewas akibat gempa berkekuatan 7,6 skala Richter yang melanda Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) hingga Jumat pukul 17.00 WIB mencapai 451 orang. Hal itu disampaikan oleh Kepala Satkorlak Penanggulangan Bencana Sumatra Barat, Ade Edward melalui data rekapitulasi sementara dampak bencana yang dibagikan kepada wartawan di rumah dinas Gubernur Sumbar, Jalan Jenderal Sudirman, Padang, Jumat. Sementara korban luka berat 240 orang, luka ringan 2.530 orang.

Dari 451 orang korban meninggal 197 di antaranya berlokasi di Kota Padang, 49 di Kota Pariaman, tujuh di Bukittinggi, empat di Solok, 184 di Kabupaten Padang Pariaman, tiga di Kabupaten Pasaman Barat, tujuh di Kabupaten Pesisir Selatan.

Sementara dari 240 korban luka berat, 50 di antaranya berlokasi di Kota Padang, empat di Bukittinggi, 175 orang di Kabupaten Padang Pariaman, tiga di Kabupaten Pasaman Barat, delapan di Kabupaten Pesisir Selatan.

Dari 2.530 korban luka ringan 1.590 di antaranya berada di Kota Padang, 500 di Kabupaten Padang Pariaman, dua di Kabupaten Solok, 23 di Kabupaten Pasaman, 410 di Kabupaten Pasaman Barat, dan lima di Kabupaten Pesisir Selatan.
Lebih baru Lebih lama