Sukseskan PJJ di Masa Pandemi, MGMP SKI MTs Kota Padang Adakan Pelatihan Model Pembelajaran Berbasis IT

Iklan Semua Halaman

Sukseskan PJJ di Masa Pandemi, MGMP SKI MTs Kota Padang Adakan Pelatihan Model Pembelajaran Berbasis IT

Senin, 27 Juli 2020
PEMBINA MGMP SKI M. Nur yang juga Pengawas Madrasah Kemenag Kota Padang didampingi Ketua MGMP SKI MTs Kota Padang Dafril Tuanku Bandaro, Pokjawas Syafrullah, dan Kepala MTsN 6 Padang Ramli beserta guru-guru SKI MTs berfoto bersama usai acara pembukaan pelatihan pembuatan media pembelajaran berbasis IT, Senin (27/7/2020).


PADANG, BRAVOSUMBAR.COM

Guru bidang studi pada semua jenjang satuan pendidikan, tak terkecuali mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) 'ditantang' untuk melahirkan inovasi model pembelajaran di masa pandemi covid-19, di mana proses belajar mengajar berlangsung secara daring/online atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Untuk itu, Musyawarah Guru Mata Pelajaran SKI MTs se-Kota Padang menggelar pelatihan pembuatan media pembelajaran berbasis IT yang berlangsung sehari penuh di MTsN 6 (Model) Kota Padang, Senin (27/7/2020).

Kegiatan itu dibuka Pembina MGMP SKI M. Nur, M.Pd didampingi Ketua MGMP SKI MTs Kota Padang Dafril Tuanku Bandaro, Ketua Kelompok Pengawas (Pokjawas) madrasah Kota Padang Syafrullah, dan Kepala MTsN 6 Padang Ramli. Sedangkan narasumber atau pemateri adalah M. Natsir. Kegiatan itu turut dihadiri sekitar 17 guru yang tergabung dalam MGMP SKI MTs se-Kota Padang.

"Melalui pelatihan ini diharapkan guru-guru mata pelajaran SKI dapat menerapkan sekaligus beradaptasi dengan model pembelajaran jarak jauh (PJJ) melalui pemanfaatan teknologi informasi. Salah satu media yang digunakan adalah Youtube. Nanti guru akan menyampaikan materi pembelajaran melalui video yang diunggah ke YouTube sehingga dapat dilihat dan dipelajari berkali-kali oleh siswa," kata Ketua MGMP SKI MTs se-Kota Padang Dafril Tk. Bandaro kepada wartawan di sela-sela acara. 

Ia menambahkan media lainnya yang juga dipakai sebagai sarana pembelajaran adalah kelas virtual dengan menggunakan aplikasi Google Classroom.

"Model pembelajaran seperti ini kan terbilang baru dan tidak semua guru bisa dan terbiasa. Makanya, narasumber kita harapkan memaparkan materi secara detail, mulai dari proses instalasi aplikasi di smartphone dan laptop, registrasi, hingga pembuatan kelas virtual termasuk cara mengunggah video untuk YouTube," tutur Dafril Tk Bandaro yang juga menjabat sebagai Wakil Kepala Bidang Humas MTsn 1 Kota Padang itu.

PEMBINA MGMP SKI M. Nur yang juga Pengawas Madrasah Kemenag Kota Padang menyampaikan arahan.

Di sisi lain ia mengakui bahwa bagi sebagian siswa SKI adalah salah satu mata pelajaran paling sulit. Di antara faktor penyebabnya adalah karena sejarah sesuatu yang sudah terjadi dan tidak dialami oleh peserta didik. Selain itu juga dikarenakan tidak adanya kesesuaian antara kemampuan peserta didik dengan cara penyajian materi sehingga SKI dirasakan sebagai pelajaran yang sulit untuk dipahami. 

“Melalui pelatihan ini diharapkan guru-guru dapat melahirkan ide dan merumuskan model pembelajaran yang menyenangkan sehingga tidak ada lagi anggapan bahwa SKI adalah mata pelajaran yang sulit, justru terasa menyenangkan dan memberi tantangan tersendiri bagi siswa,” ulas Dafril.

Senada, Pembina MGMP SKI Kota Padang M. Nur mengatakan salah satu tantangan bagi guru adalah bagaimana menjadikan SKI sebagai mata pelajaran yang menyenangkan bagi siswa. Oleh karena itu, ia mendorong guru-guru SKI untuk mengubah pakem pembelajaran yang jika selama ini hanya berkutat dengan hafalan mengingat-ingat tanggal-tanggal bersejarah, maka ke depannya guru harus mengajak siswa untuk memahami, menggali, dan menganalisis kenapa peristiwa bersejarah itu bisa terjadi.

Ketua Kelompok Pengawas (Pokjawas) madrasah Kota Padang Syafrullah menyampaikan arahan.

“Yang lebih penting, guru tidak diharuskan lagi menuntut hafalan-hafalan siwa, tapi yang difokuskan adalah menganalisis fakta-fakta sejarah serta nilai-nilai sejarah dan perjuangan. Ini yang mestinya lebih dikemukakan. Ini juga jadi penguatan kita di MGMP ke depannya,” ujar M. Nur.

Ditambahkannya, karena saat ini masih dalam suasana pandemi covid-19 yang belum diketahui kapan akan berakhirnya, maka guru-guru dituntut untuk menguasai teknologi informasi sebagai media pembelajaran serta melahirkan inovasi model pembelajaran yang menarik dan menyenangkan bagi siswa. 

“Mau tak mau, guru harus mampu menggunakan teknologi dalam proses pembelajaran jarak jauh ini. Sebab, pandemi ini kan kita tidak tahu kapan akan berakhirnya,” tutur M. Nur yang juga menjabat sebagai Pengawas Madrasah Kemenag Kota Padang itu.

Ia juga mengapresiasi peran MGMP SKI MTs se-Kota Padang yang dinilainya cukup berhasil dalam mencetuskan berbagai inovasi program dan kegiatan dalam upaya peningkatan kompetensi guru. 

“Meski belum kita adakan survei, tapi dari pemantuan dan pengawasan selama ini keberadaan dan peran MGMP SKI cukup memberikan dampak signifikan bagi peningkatan kualitas pembelajaran, termasuk peningkatan kompetensi guru-guru,” ujarnya. 

Sementara, Kepala MTsN 6 Padang Ramli menyampaikan ucapan terimakasih atas dipilihnya madrasah yang dipimpinnya sebagai lokasi penyelenggaraan pelatihan tersebut. Pihaknya siap menyukseskan pelatihan yang mengusung tema ‘matangkan strategi guru SKI dalam mewujudkan generasi emas 2024 melalui pembelajaran daring yang berkualitas dan menyenangkan’ itu dengan menyediakan segala fasilitas yang dibutuhkan, termasuk menyediakan akses wifi gratis. (ak)

SUASANA acara pembukaan pelatihan pembuatan media pembelajaran berbasis IT yang diadakan Musyawarah Guru Mata Pelajaran SKI MTs se-Kota Padang di MTsN 6 (Model) Kota Padang, Senin (27/7/2020).