Melalui Rakerda DMI Kota Padang, Bangun Ekonomi Ummat Melalui Masjid

Iklan Semua Halaman

Melalui Rakerda DMI Kota Padang, Bangun Ekonomi Ummat Melalui Masjid

Sabtu, 25 Juli 2020

Ketua Umum PD DMI Kota Padang, H. Maigus Nasir, Kabag Kesra Padang Amriman, Kakanmenag Padang Marjanis, Ketua PD DMI Sumbar Duski Samad dan Kepala Bank Nagari Syari'ah Azmi, Saat pembukaan Rakerda DMI di Aula Bank Nagari, Lantai IV Padang.

PADANG, BRAVOSUMBAR - Setelah melantik pengurus kecamatan secara maraton. Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Padang, langsung tancap gas mengadakan rapat kerja daerah (rakerda) dengan menghadirkan sebanyak 150 orang peserta se-Kota Padang, di Aula Bank Nagari lantai IV, Padang, Sabtu (25/7/2020). 

Ketua umum PD DMI Kota Padang, H. Maigus Nasir dalam sambutannya mengatakan, Rakerda ini merupakan salah satu program DMI Kota Padang, dalam membangun persepsi dan misi yang sama kemajuan dan kebangkitan ekonomi syari'ah ummat.

"Saatnya Padang Bangkit bersama Masjid (fii Masajid illal masjid). Dewan Masjid bekerjasama dan berkoordinasi dengan pemerintah Kota Padang sepakat membuka dan mengaktifkan kembali rumah ibadah sesuai himbauan MUI Kota Padang. Untuk itu, mari sama- sama kita bangkit, makmurkan Masjid/Mushalla dengan catatan tetap mematuhi aturan protokol kesehatan Covid-19," imbuhnya.

"Kita berikan pencerahan seputar perkembangan dan pembangunan ekonomi berbasis masjid akibat pandemi Covid-19 kepada seluruh pengurus. Artinya, kita akan upayakan merecoveri kembali ekonomi ummat menuju tatanan adaptasi kebiasaan baru. Dengan menghadirkan nara sumber yang ahli dibidangnya," tambahnya. 


Peserta Rakerda DMI Kota Padang


Nantinya, DMI Kota Padang akan me-launching program pemberdayaan ekonomi berbasis Masjid, guna menyelamatkan ummat Islam dari ancaman dan ketergantungan rentenir. DMI akan bekerjasama dengan Bank Nagari Syari'ah dengan basis digital managemen informasi. 

Sementara itu, Pemko Padang yang diwakili oleh Kabag Kesra Amriman mengatakan, walikota Padang sangat mendukung dan mengapresiasi pergerakan DMI Kota Padang, semoga nanti bisa jadi percontohan bagi daerah lainnya.


"Kedepan kita akan memberikan tunjangan kepada Imam dan Khatib Masjid perbulannya 7,5 juta sampai 10 juta. Dengan syarat dan kualifikasinya. Untuk kualifikasi diserahkan kepada MUI dan DMI Kota Padang untuk menyeleksinya," kata Amriman. 

"Kita akan siapkan anggaran untuk 12 Masjid percontohan yang dibiayai oleh pemko Padang," terangnya. 

Ketua Pelaksana Rakerda M. Fikar Dt. Rajo Magek, yang juga Sekretaris Umum DMI Kota Padang mengatakan, terimakasih kepada pemko Padang dan pihak Bank Nagari yang telah mendukung penuh atas kelancara acara ini.

"Kedepan kita harapkan, DMI Kota Padang benar dirasakan kehadirannya oleh seluruh umat muslim dan jemaah Masjid dan mushalla," ujar M. Fikar. 

Datuk M. Fikar menghimbau, agar masyarakat dalam menuju adaptasi kebiasaan baru sesuai dengan perwako No. 49 tahun 2020 aktifitas sudah boleh dilaksanakan. Tentunya, dengan melaksanakan aturan protokol kesehatan Covid-19. Untuk itu, agar kebaikan dan kemuliaan dalam bermuamalah, berubudiyah maka Masjidlah wadahnya.

"Mari sama- sama kita bangun ekonomi syari'ah ummat Islam dimulai dari Masjid dan kita bangkit bersama Masjid," harapnya. (*)